Latar Belakang

saat ini negara kita sedang menghadapi krisis multidimensi penyebabnya adalah krisis ekonomi 1997 yang berkepanjangan sehingga subsidi berkurang, produksi dan pendapatan menurun, pengangguran meningkat, hutang negara melejit dan banyaknya perushaan besar sakit parah sehingga tergantikan oleh perusahaan asing yang tidak menguntungkan rakyat Indonesia.
Instabilitas politik dan derita ekonomi menyebabkan fenomena baru, kerusuhan sosial dan rawan disintegrasi contohnya di Aceh, Maluku, Ambon, ternate, Poso, NTT dan Papua. sementara itu era globalisai dan perdagangan bebas semakin menjelang tak dapat dihindarkan lagi. Masa depan menaji titik fokus setiap institusi negara, perusahaan, lembaga-lembaga masyarakat agar tetap sutvive bahkan leading. pertanyaanya sdah siapkah SDM kita? SDM para pemuda yang tangguh dan berkapasitas global yang direkayasa secara dini dan integratif sebagai bagian dari rekayasa sejarah (large History Engineering).

Negerasi muda adalah harapan baru dan ujung tombak masa depan bangsa ini, tapi demoralisasi deras melanda anak muda. karena berkembagnya buday seks bebas, hedonisme, tawuran pelajar, buday konsumerisem dan musik destruktif. secara sistematis akan menghancurkan moral, intelektual, fisik secara sekaligus. ini adalah lonceng tanda bahaya dan harus direspon oleh seluruh elemen bangsa misalnya pemerintah, parpol, sekolah, guru dan oranta. hancurnya pemuda maka buramnya masa depan bangsa. bukan mustahil negera ini punah ditelan rekayasa globalisai dan kolonialsime dalam budaya baru. berangkat dari alasan diatas tercetuslah ide
dari sekolompok pemuda a dari berbagai remaja mesjid dikota tangerang. untuk membentuk Forum Silahturahmi remaja Islam sehingga Landasan Remaja Islam menajdi kokoh dan saling bahu mebahu mengingatkan dalam setiap gerak meraih sas dan cita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar